Dia Malu

29 Sep

September ceria hendak berlalu dan saya baru saja akan memulai aktivitas yang terlupakan, ya menulis. Memulai kembali menulis setelah beberapa bulan absen karena satu lain hal (dibaca: males) dan hal ini berakibat negatif pada pikiran saya ini, rasanya pikiran saya sangat tidak sehat🙂
Baiklah, jari jemari ini agak gugup, kebingungan untuk memulai tariannya, terlalu banyak cerita yang terlewatkan, pun begitu banyak berkah dan nikmat yang tidak sempat saya syukuri melalui tulisan.

Dan mulailah pikiran saya menuntun pada kondisi saya saat ini, AlhamdulillahAllah telah menitipkan janin pada ruang rahim saya yang Insya Allah menjadi anak sholeh/sholehah. Usia janin sekarang 23 minggu sedangkan lama kehamilan sudah masuk 25 minggu, ah … nikmat sekali rasanya dapat merasakan setiap detail tumbuh kembangnya.

Saya sudah melakukan beberapa kali pemeriksaan ultrasonografi (USG). USG pertama ketika usia janin masih 8 minggu dan yang kedua ketika usianya 13 minggu. Pada saat pemeriksaan USG yang kedua inilah saya tak berhenti mengucap syukur rasa takjub terus menggetarkan tubuh atas apa yang saya lihat, Subhanallah, ada sesosok kerangka kecil berbentuk manusia bergerak-gerak lincah, lucu dan mungil :’) begitu jelas terlihat kaki, kepala dan tangannya, dan pada saat itulah saya baru benar-benar tersadar dan percaya kalau ada makhluk hidup yang sedang tumbuh dalam rahim, Alhamdulillah.

Pemeriksaan USG ketiga dilakukan ketika usia janin memasuki 20 minggu, tak sabar rasanya ingin melihat kembali perkembangannya sekaligus mencoba melihat jenis kelamin janin karena dokter bilang sudah bisa dilihat. Tapi rupanya, dede utun (janin) tak mau menampakkan bagian depan, dia nampak tertidur pulas membelakangi, hohoho oke deh dek utun rupanya malu🙂

Apapun baik bayi laki-laki maupun perempuan, saya berdoa yang terbaik, sempurna fisik, sehat, dan taat sebagai hambaNYA.

image

Satu Tanggapan to “Dia Malu”

  1. enoksuryati September 29, 2013 pada 3:59 am #

    Alhamdulillahhirobbil aa’laamiin….jangan pernah berhenti untuk mensyukuri nikmatNya, jangan berhenti menulis demikian juga dengan membaca. nikmatilah kita masih bisa mengeluarkan unek-unek lewat tulisan🙂 …semoga calon junior menjadi anak yang berbakti kepada kepada orang tuanya dan semoga pula bisa menjadi orang tua yang mampu membuat junior kita bangga..## haa..komenna meni seuriyyuus ..## apapun itu dari hati yang paling gemuk peluk cium untuk kalian berdua %%harus sehat-sehat ya^o^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: