Pahlawan Peradaban

25 Nov

Hari ini semua orang di seluruh Indonesia memperingati Hari Guru Nasional, eh mungkin tidak semuanya karena nyatanya masih ada yang tidak tahu kalau hari ini merupakan Hari Guru.

Tapi ya sudahlah, dengan ada atau tidak adanya hari peringatan tersebut, tidak ada pengecualian untuk kita mengenang jasa-jasa para pahlawan peradaban ini. Karena mau tidak mau, suka atau tidak suka, walau bagaimana pun beliau-beliau ini yang telah menorehkan tinta di atas kertas putih, mengajarkan kita dari yang tidak tahu menjadi tahu, dari yang tidak bisa menjadi bisa, dan dari yang tidak paham menjadi paham.

Di dunia ini hanya ada dua profesi, yakni guru dan bukan guru.

Untuk menjadi seorang guru tidaklah mudah. Guru adalah profesi pilihan hidup, bukan pelarian dari sarjana pengangguran atau korban PHK. Guru adalah profesi yang mulia, karena dari tangan gurulah terlahir orang-orang hebat di zamannya.

Bahkan para pendiri bangsa ini adalah seorang pengajar, Soekarno mengajar, Bung Hatta mengajar, Bung Sjahrir mengajar, Jenderal besar Sudirman mengajar, Kartini mengajar, Sanusi Pane mengajar, Jenderal A.H Nasution mengajar, dan Ki Hajar Dewantara mengajar. (sumber: Indonesia Mengajar)

Mereka orang-orang cerdas guru bangsa yang senantiasa memberikan inspirasi.

Hingga kini, masih tersimpan rapat nama-nama guru yang pernah mengajar saya. Khususnya guru-guru yang paling banyak memberikan inspirasi dalam setiap langkah yang saya lakukan. Khususnya guru yang benar-benar mempunyai kreativitas, semangat tinggi, motivator dan loyalitas tanpa batas untuk murid-muridnya.

Ada banyak guru yang dalam hidup saya yang mempunyai karakter tersebut, tapi tidak mungkin saya ungkapkan semua karena waktu untuk mengetiknya pun akan lama saking banyak😀.

Namun ada seorang ibu Guru saya semasa SMA yang telah  merubah pandangan saya yang semula  punya mental tempe, beliau mempunyai semangat yang sungguh luar biasa, senantiasa memberikan motivasi pada setiap muridnya. Bahkan ketika beliau divonis terkena syndrome langka “Takayasu” dimana hanya 2-6 orang dari satu juta yang terkena syndrome ini.

Ibu Guru Ismira Fathiyah namanya, mengajar Fisika dan memiliki watak keras kepala, selalu melakukan hal-hal yang luar biasa di tengah keterbatasan yang ada, tetap mengajar ketika tangan kanannya tak bisa lagi menulis di papan tulis dan sennatiasa belajar menggunakan tangan kirinya untuk menulis agar kami sebagai muridnya tetap bisa menerima pelajaran.

Walaupun dengan langkah yang terpincang-pincang berpijak pada tongkat, tidak menjadi penghambat ibu untuk telat masuk kelas. Jangan tanya  masalah kualitas mengajarnya dan kompetensi yang diampunya, jangan pernah meragukan, luarrr biasa… benar-benar guru sejati, selalu memberikan motivasi dan kritikan-kritikan membangun. Kini, nilai-nilai luhur tersebut yang slelau menjadi pedoman saya untuk belajar menjadi seorang guru sesungguhnya.

Lima tahun berlalu saya meninggalkan SMA, kini giliran adik saya yang belajar dengan beliau, Subhanallah, semangat beliau masih berkobar-kobar walaupun akhir-akhir ini beliau sering jatuh sakit. Mudah-mudahan beliau diberikan umur yang panjang dan segera diberikan kesembuhan.

Diantara blogger semua juga pasti punya deretan nama yang berkesan.

Mudah-mudahan semua kebaikan dan keikhlasan Ibu/Bapak guru kita menjadi ladang amal untuk mereka dan senantiasa menjadi inspirasi untuk kita dalam menjalani hidup.

Selamat Hari Guru, wahai sang Pahlawan Peradaban.

23 Tanggapan to “Pahlawan Peradaban”

  1. dieka November 25, 2011 pada 4:38 pm #

    ehmm… aq ada.. Alm bu pipin.. remember her????

    • Desita Hanafiah Desember 9, 2011 pada 3:03 am #

      heuheu iya, amin mudah-mudahan beliau-beliau mendapat tempat terbaik di sisi-NYA

  2. onesetia82 November 25, 2011 pada 4:45 pm #

    guru adalah Pahlawan Tanpa Jasa . . .
    tanpa ada guru kita semua bukan apa-apa . . .
    terima kasih guru . . .

  3. bensdoing November 26, 2011 pada 4:11 am #

    guru mmg sangat berarti buat kita….:-D
    smoga kita tidak melupakan begitu saja jasa2 dari seorang guru….
    selamat hari guru….:-D
    #alm.ayahsayaadlhseorgnguru

    • Desita Hanafiah Desember 9, 2011 pada 4:26 am #

      Amin…
      Semoga semua kebaikan dilimpahkan pada guru-guru kita semua😀

  4. Mabruri Sirampog November 26, 2011 pada 10:00 am #

    berkat guru juga, kita mengenal Tuhan

    • Desita Hanafiah Desember 9, 2011 pada 4:28 am #

      Betul sekali Pak Guru🙂
      Guru adalah kepanjangan tangan Tuhan untuk kita agar mengeal agama yang Rahmatan lil alamin ini

  5. asti November 28, 2011 pada 3:54 am #

    Seorang gurulah yang dapat membimbing kita hingga dapat seperti sekarang. Tak pernah terbesit dipikiran beliau-beliau untuk menjerumuskan anak didiknya. Tetapi giliran sekarang guru menjadi primadona dengan bayaran yang kian tinggi,, mengapa banyak yang memanfaatkannya yaitu dengan bekerja tanpa sungguh-sungguh, dan hanya terpikir dengan gaji yang sekian besar, dan bekerja semaunya. Sungguh miris sekali. Tapi…. tak semua kok guru yang demikian.

    • Desita Hanafiah Desember 9, 2011 pada 4:31 am #

      Yang dikemukakan mbak Asti memang benar sekali,
      seharusnya dengan adanya posisi guru yang sedang jadi ‘primadona’ harus bisa meningkatkan kinerja dan profesionalisme.
      Amin… mudah-mudahan yang negatif nya sedikit saja🙂

  6. workshop bisnis online November 28, 2011 pada 5:23 am #

    berkunjung sob..salam blogger
    sukses selalu yah..
    salam

  7. Ipras November 28, 2011 pada 5:53 am #

    Guru tidak semuanya berhubungan dengan profesi, siapa pun orang itu termasuk kita sendiri, asalkan sudah pernah membagikan pengetahuannya juga bisa disebut guru🙂

    • Desita Hanafiah Desember 9, 2011 pada 4:32 am #

      Betul bahkan pengalaman adalah guru kehidupan bagi diri sendiri🙂

  8. Kontraktor Desember 6, 2011 pada 3:38 am #

    Inget guru jadi ke inget jasa2nya…
    Hanya Tuhan lah yg bisa membalasnya…

    salam kenal

  9. Ilham Chandra Desember 9, 2011 pada 10:21 pm #

    seseorang bisa juga disebut guru kalo marah jika muridnya melanggar aturan atau memberi hukuman jika berbuat salah. karena kalo bukan guru, nggak akan peduli dengan perkembangan muridnya. jadi, untuk para guru, walau udah telat:mrgreen: aku ucapin… cieee hari guru nih yee.. hehe😀

  10. Majalah Masjid Kita Desember 10, 2011 pada 1:37 pm #

    Selamat Hari Guru, wahai sang Pahlawan tanpa tanda jasa🙂

  11. Si Hujan Panas Desember 10, 2011 pada 7:08 pm #

    The hero without a medal….

    ayooo ayooooo mari kita nyanyiin himne guru sama2 yuk😉

  12. kimsanada Desember 12, 2011 pada 9:56 am #

    Ibu saya guru TK.
    Seneng rasanya pas diceritain ibu tentang anak didiknya yang sekarang udah jadi orang.
    Apalagi, anaknya anak didik beliau disekolahkan juga di tempat beliau ngajar. Dua generasi diajar satu guru.😀

  13. sakrilegi Desember 12, 2011 pada 1:11 pm #

    guru yang baik hanya serius sama muridnye

  14. Marchei Riendra Desember 15, 2011 pada 9:23 am #

    Saya juga ada, guru matematika Ibu Betty Panjaitan, guru sama mata pelajaran sama2 horornya.
    Tapi ajaib, dia bikin saya suka matematika.

  15. Cak Bas Januari 30, 2012 pada 5:02 am #

    Guru telah membuat banyak orang lebih pintar…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: