Dalam Hening

26 Mei

Menenun kata

Bahkan dalam mimpi

Seorang penyair menderita tanpa henti

Menggantung  antara Dua dunia

Ada noda tinta

Di atas kertas nya.

29 Tanggapan to “Dalam Hening”

  1. dieka pada 11:11 am #

    *niat untuk komen*

  2. Desita Hanafiah pada 11:21 am #

    Halah hu…. gpp,blog ini siap menampung komentar spam kek gini :p

  3. myrosid pada 1:45 pm #

    ,,menenun kata
    bahkan dalam realita
    ku masih tetap terbata,,

    hohoho,,
    *padahalmahgagngertipuisi#

    blognya bagus Desita,,
    liat signature kamu jadi pengen bikin,,
    xixixi

    • Desita Hanafiah pada 1:07 pm #

      heuheuheu, makasih Yasar 😀

      Mari kita bertetangga.
      Iya sok atuh bikin.

  4. Mabruri Sirampog pada 2:30 pm #

    saya ga bisa bikin puisi dan ga bisa memahaminya juga,,
    tapi saya penikmat puisi… hehee… (menikmati tp ga tau artinya… :D)

  5. ArnantaHadi pada 2:35 pm #

    #Juara

    • Desita Hanafiah pada 1:10 pm #

      woho tengkyu Om, nampaknya baru berkunjung lagi kemari ya om, sering2 mampir om 😀

  6. dede6699 pada 3:08 pm #

    noda hitam yang manis
    kan menemaniku menulis
    ..heehee ga nyambung nih coment..

    • Desita Hanafiah pada 1:11 pm #

      heueu sambungan kalimat yang pas untuk puisi di atas :D, eniwei terima kasih kunjungannya 😀

  7. Aan Subhan pada 3:33 am #

    ditunggu puisi brikutnya

    • Desita Hanafiah pada 1:12 pm #

      heuheu sebetulnya tulisan di atas jauh dari apa yang dinamakan puisi :malu:

  8. Marchei Riendra pada 4:41 am #

    kenapa atuh penyairnya menderita?

    • Danni Moring pada 1:40 pm #

      kehabisan tinta, mau beli dah malam..jadinya menderita dia :)) heheh pakabar ?

      • Marchei Riendra pada 5:45 am #

        Hehehe…. kabar baik.. halah, piye blognya ga pernah di update nih?

    • Desita Hanafiah pada 1:13 pm #

      heuheu lagi bimbang saja Mar 😀

  9. Danni Moring pada 1:37 pm #

    puisiku cuma code :D…dan puisimu ta kira x dan y :D…tapi ternyata si desita puitis euy 😀 hehehe

  10. putri fajar pada 8:31 am #

    pilihlah dunia yang lebih menjanjikan bahagia,
    biarlah tinta yang telah tergores menjadi mozaik catatan episode untuk dikenang..

    xixi…
    nyambung ga ya, Teh? :mrgreen:

    • Desita Hanafiah pada 1:17 pm #

      heheh nice putri 🙂
      Bijak sekali 😀

    • Barlystark pada 1:58 pm #

      ku harap smw tu dpt kt smbung tuk strusnya…..hihi… mg sinetron bersmbung….

  11. hahn pada 12:10 am #

    menenun mah benang
    jadi kain
    hihihi
    *ini mah mirip lagu frdadu hihi

    • hahn pada 12:11 am #

      maksudnya frau
      :malu:

      • Desita Hanafiah pada 12:20 pm #

        huhuhu, enggaklah beda mastah, walaupun kata2 ini terlintas begitu saja ketika sedang mendengarkan lantunan lagunya Frau 😀

  12. IndRa SP pada 2:26 pm #

    *hening…hmmm

  13. baju wanita pada 2:01 am #

    bagus puisi kamu…salam persahabatan yaa

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: