Arsip | November, 2010

WANITA

24 Nov

Note ini hasil copas dari status seorang kawan saya: Gardenia Jigoku Shoujo

dan beliau juga copas dari Mario Teguh.

WANITA YANG PALING PANTAS UNTUK DIMILIKI,

JUSTRU TIDAK MUNGKIN DIKUASAI.

Baca lebih lanjut

Iklan

Dua Cangkir Saja

24 Nov

Tak terasa hampir dua jam berkutat dengan hal yang runyam ini. Jam dinding Arsenal berwarna biru itu menunjukan pukul 03.49, kupandangi jam itu, dan menggurutu, ‘ahh sudah lama ingin kucopot dan menggantinya dengan jam dinding bertema Real Madrid.’ Mari kita lupakan tentang jam nya.
Wah lumayan ternyata jam segini lebih produktif untuk mengerjakan sesuatu dibanding siang hari, target pun tuntas.
Ahaa lagu ‘hujan jangan marah’ dari ERK ini mengawali rentetan playlist saya, cocok banget di pagi buta yang tak henti-hentinya meneteskan gerimis lirih, semoga hujan kali ini membawa manfaat, amin.
Mata terkantuk-kantuk sambil melihat ke arah sebungkus kopi, kemarin malam saya memutuskan untuk membelinya, sekedar ingin mencoba keampuhan kopi yang konon dapat meningkatkan kinerja otot jantung. Walaupun sebetulnya saya tak begitu suka, hanya karena terdesak. Baca lebih lanjut

Merah

24 Nov

Pun pada hujan di senja hari ini, masih saja terlontar pertanyaan, apakah senja lebih merah dari luka?

Pada, riak hujan yang jatuh, masih terlontar, apakah keberanian itu identik dengan warna merah?

Dua keadaan yang oposit, luka dan berani dalam konteks warna merah.

Merah, wajahku memerah ketika kau sorotkan mataku padamu.

Tak begitu yakin, apakah merah yang muncul pada wajahku ujud luka ataukah keberanian.

Terima kasih untukmu, yang selalu menungguku di senja merah lagi penuh luka, maaf.
Terima kasih, masih berkenan menjaga warna merah itu hingga nanti kau menggenapiku.