Ikhlas yang saya butuhkan

25 Mei

Bukan Mengumpat, Bukan Pula Mengeluh

Dengan mengucap Bismillahirrohmanirrohim saya tulis note ini,

Karena suatu kenikmatan bagi saya di tengah kepenatan yang mengawani kepala ,  masih diberi nikmat untuk menulis sesuatu dengan indah, tentunya menurut saya ^^, itu artinya masih ada ruang jernih dalam sudut otak saya yang Allah kasih.

Satu rim kertas habis sudah dalam dua pekan, kebanyakan kertasnya jadi sampah tak terpakai, mau saya kumpulkan sampai lulus nanti, kapan ya lulusnya? Pasti nanti tapi waktunya gak tw.^^ lumayan buat dikilo, haha sebetulnya saya bersama teman sekosan berlomba untuk mengumpulkan sampah kertas pada akhir kulian nanti, ide konyol memang. Dan sebetulnya saya tinggal merapikan kertas-kertas berserakan itu menjadi satu susunan yang rapi, sama halnya dengan pikiran saya yang tak fokus, terlalu memencar kemana-mana, saya cuman butuh waktu untuk menyusunnya kembali dan merefreshnya.

Satu pekerjaan rampung juga, meskipun pekerjaan lainnya menanti tuk dijamahi. Sebetulnya saya ingin mengeluh, mengumpat dan menangis sejadi-jadi mirip Sailormoon sang Hero yang cengeng tapi sebetulnya selalu jadi pemecah masalah. Lagi pula  hal itu hanya bakalan sia-sia. Dan mungkin dengan terus-terusan begitu bisa bikin saya amnesia, wah gawat kan kalau saya amnesia? Lho, kenapa bisa begitu, saya bisa amnesia  kalau saya sampai membenturkan kepala saya ke tembok. Sambil meraung-raung. Tapi tentunya saya tak akan pernah melakukan hal bodoh itu, karena otak saya begitu berharga.

Saya cuman butuh belajar untuk IKHLAS, karena ternyata hal itu sulit sehingga menjadikan perjuangan ini terasa berat, perjuangan terasa berat dikala ego dan nafsu lebih bergejolak dibandingkan dengan keikhlasan. Ya Ikhlas…

Saya Cuma bisa berusaha dan berusaha sekuat tenaga dan sesuai kemampuan asalkan jangan diam . All iz well…All iz well …all iz well !!

Mengutip kata-kata Ranchodas dalam film 3 idiots yang belakangan diketahui nama aslinya adalah Pungsuk Wangdu, setidaknya bagi saya kata tersebut membawa sugesti positif dikala saya merindu gejolak semangat untuk meraih cita-cita yang semakin hari semakin pudar karena ini dan itu. Hidup itu pilihan dengan dua kemungkinan yang kita dapatkan, berhasil atau gagal. Kita sendiri yang harus memutuskan bagaimana kita akan gagal, apakah karena melangkah terlalu jauh atau justru tidak melangkah cukup jauh.

Jangan diam! Tak usah mengeluh dan mengumpat, Just Do it!

Verse for the day: “ Sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan” ( Q.S Al Insyirah:96)

Quote for the day: “ Segala sesuatu adalah sulit sebelum akhirnya menjadi mudah” ( Fuller, Penulis Inggris 1661)

All iz Well…

all iz well..

all iz well

i’ll never quit! – 3 idiots

12 Tanggapan to “Ikhlas yang saya butuhkan”

  1. dieka Mei 25, 2010 pada 8:23 am #

    hehhee… gtw ya knp… klo aq berkunjung kesini.. selalu ada aura yang beda.. prasaan tepatnya.. atau mungkin…. aahhh gtw des…

    yah… sekali lagih… semangatt,,, never quit… kdang kita tdak pernah tau kpn masalah2 ini berakhir.. ehh.. emang tulisan ini ttg masalah ya… ehhmm… mungkin kita lg menghadapi keadaan yang sama.. uhhh….

    • Desita Hanafiah Mei 26, 2010 pada 3:25 am #

      hehe aura apa dik?
      hah kamu mah selalu aja begitu, ngomongnya gak pernah tuntas.
      iya dik, tetep kudu semangat !!!

  2. ariefien Mei 25, 2010 pada 9:41 am #

    betul sekali mbak… “Sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan” klu kita percaya pasti ada jalan keluar…🙂

  3. Desita Hanafiah Mei 26, 2010 pada 3:26 am #

    Amin…^^

  4. dieka Mei 27, 2010 pada 1:05 am #

    ngomong mah g usah tuntas.. yang pnting intinya dpt.. wkwkw

  5. yusupesuy Mei 27, 2010 pada 5:01 am #

    salam kenal… inspiratif sekali teh… terima kasih untuk ilmu ikhlasnya…🙂

    • Desita Hanafiah April 27, 2011 pada 12:03 pm #

      salam kenal juga, huaa maaf baru bales komennya, maklum baru eksis kembali, eniwey welcome😀

  6. kuswanto April 27, 2011 pada 4:14 am #

    Terimakasih Sekali mbak…..! Telah bagi-bagi Inspirasinya atau pengetahuan yang untuk saya semoga bisaap yang dilakukan seperti mbak, Semalat Berjuang terus………..? Trim banget.

    • Desita Hanafiah April 27, 2011 pada 12:04 pm #

      Wah wah, saya yang berterima kasih karena Mas Kuswanto udah menyempatkan membaca postingan saya ini😀,
      Sama-sama😀

  7. Goda-Gado April 27, 2011 pada 12:15 pm #

    Sesungguhnya setelah kesulitan akan datang kemudahan.

    btw, km bener2 gutuh Ikhlas?
    sy punya temen namanya Ikhlas Thamrin. mau tak kenalin??
    :-s

    • Desita Hanafiah April 27, 2011 pada 1:11 pm #

      Hehehe amin…
      butuhlah mas, heuheu tapi bukan orang yang namanya Ikhlas Thamrin, eh tapi kalau ada blognya juga gak apa-apa, agar makin luas jaringan blogger kita😀

      • Goda-Gado April 27, 2011 pada 1:39 pm #

        wah, dia sayangnya dah punya istri..😀

        gak punya blog dia..
        dia kerjanya kampanye dan diskusi
        😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: