Tahun Baru 2010: Ramalan, Resolusi, dan Sampah

1 Jan

Jika ada orang Rusia yang yang paling religius maka dia adalah Leo Tolstoy

Yang dia tahu bahwa Tuhan Maha Tahu namun Dia Menunggu

Menunggu selama 17 Tahun. . .

Aku Menunggu selama 22 Tahun…

Seperti umat Dunia yang menunggu  pergantian tahun selama 12 jam terakhir

Terhitung dari pukul 6 sore

Sebuah ceremonial  ketika manusia menyalakan kembang api

Kenapa tak diganti saja dengan dzikir?

Sebuah euforia…

Sama persis euforia bentuk lain  yang aku lakukan

Melewatkan penghujung tahun di depan televisi berukuran 21 inchi.

Saling berebut channel dengan mamaku tersayang

Spiderman 3 dan Kill Bill Vol 1, khusyuk aku menyimaknya,

“RAMALAN  Mama Lauren!“ Mama ku minta channel dipindah

Mama Lauren : ”Di Tahun 2010 ekonomi kita bobrok, Kelaparan, Politik ancur

Akan ada suatu pemerintahan yang akan digulingkan”

Bukan karena hal gaib Mama Lauren mahir meramal

Melainkan karena Beliau rajin baca koran rubrik politik dan ekonomi

Itu pendapatku kawan… kalian boleh protes

Belive it or not

Merenung sejenak

RESOLUSI  tahun depan ?

Kenapa tak di ganti saja dengan Revolusi?

Atau Reinkarnasi …atau Reparasi

ah  whatever…!

menonton liputan malam pergantian tahun  warga Bandung di Gasibu

Mereka berjingkrak-jingkrak girang suka cita yang konon sudah mempersiapkan

Resolusi terbaiknya di tahun 2010.

Benarkah?

Mereka lupa akan satu hal.

Sebut saja Asep Solihat, seorang Tukang bersih-bersih halaman depan Gedung Sate

Dia harus ekstra kerja keras menyapu lautan sampah yang ditinggalkan mereka

Mereka yang habis berpesta menyambut Tahun Baru dengan segudang resolusi.

Ya..mereka lupa buang sampah pada tempatnya.

Mereka melewatkan kata S-A-M-P-A-H di dalamnya.

Masukan kata sampah dalam resolusi Anda.

Lebih tepatnya : Buanglah Sampah pada Tempatnya !

Sepele tapi Ngefek

 

 

9 Tanggapan to “Tahun Baru 2010: Ramalan, Resolusi, dan Sampah”

  1. dieka Januari 1, 2010 pada 12:05 pm #

    wew… kyknya ramalannya g pernah bgs.. OK aq disini bkan untuk ngomentarin itu,ehmm emang kmu nunggu segtu lama untuk apa des??

    oia. bnr bgt buanglah sampah pada tempatnya… krena hal sekecil apa pun yang kita lakukan hr ni mungkin akan berdampak sangat besar di kemudian dari.. butterfly effect..

    qo kmu bisa tau sih nama tukang sapu itu?? kmu pnya hubngan apa ma dy?? wkwkw..

  2. Desita Hanafiah Januari 1, 2010 pada 12:12 pm #

    Gini Boii…aku nunggu selama 22 tahun tu tahu bahwa Tuhan Maha Tahu…

    btw…butterfly effect, dah nonton filmna? wah…keren dik..

    Tukang sapu? ouh…biasa aku kan dulu teman sejawatnya..hehehe… enough to kidding !
    .ya gak atuh… dc tw dari berita…

  3. dieka Januari 1, 2010 pada 12:44 pm #

    hah.. lgi OL ternyata.. hehe.. ohh gtu ya?? yayaya

    wahh.. aq blm nntn tuh.. hehe.. butterfly effect kn sbuah teori yang menybutkan tindakan kcil bisa menyebabkan hal besar di kmudian hari.. bahkan lebih besar dari apa yang kita duga..
    teori ini menyebutkan bahwa kepakan sayap kupu2 di dearah brazil (amazon klo gsalah) bisa menyebabkan topan di daerah texas bbrapa bulan kemudian.. wlwpun ini blm terbukti..
    nah teori ini mungkin akan berlaku klo kita mbuang samph sembarang.. wlwpun cm tisu.. atau puntung rokok.. hehe ini cm pemikiranQ..
    alah.. qo jadi nongkrong disini?? aduh.. kerajain sismul uyy.. 3 hari lagih.. waaaaa… hlp me…

  4. Sopandi Ahmad Januari 2, 2010 pada 1:31 am #

    Menghadapi tahun baru dengan penuh persiapan memang perlu, tapi Kita ini hidup untuk hari-hari bahkan untuk jam-jam. Lebih penting Kita berencana hari ini bagaimana menjalani hari-hari ke depan.

  5. ibunya falih Januari 3, 2010 pada 2:26 am #

    menunggu 22 thn des???

    mungkin kalau sy c…bertanya 22 tahun des…
    tp bukan tentang itu…

    sy selalu tanya ttg “makna hidup”, ttg Tuhan ….

    akhirnya sy nyerah dan putuskan untuk berhenti tanya ttg itu..(bisa membuat gila)…krn ternyata itu bkn untuk dtanya tapi dicari…

    huft…sementara ini sy simpan rapat buku2 pengetahuan filsafat tingkat rendah yg sy punya…
    sy simpan bersebelahan dgn petanyaan sy.

  6. rolly Januari 3, 2010 pada 4:02 am #

    Tahun Baru 2010: Ramalan, Resolusi, dan Sampah?

    hmmm, saya tertarik dengan resolusi, resolusi saya di tahun ini? TIDAK ADA, resolusi saya tidak harus satu tahun ke depan, tp sampai benar2 tercapai,

    salam kenal blogwalking…… hiahaia

  7. Desita Hanafiah Januari 3, 2010 pada 4:21 am #

    @ Dieka : woho…keasyikan nongkrong…kerjain tugas sana!
    @Sopandi : intinya life must go on …
    @Bunda Falih : ah…iya teh makna hidup, keasyikan dengan tujuan hidup padahal yang lebih penting adalah makna hidup .
    @ rolly : Amin…salam kenal juga.

  8. bocipalz Januari 3, 2010 pada 3:48 pm #

    oh udah tahun baru yaa? (garuk2 kepala)
    kalo hari ini sama dengan hari kemarin = merugi
    kalo hari ini lebih buruk dengan hari kemarin = celaka



    hari ini harus lebih baik dari hari kemarin !!

    target tahun ini : punya rumah sendiri!!

  9. quinie Januari 4, 2010 pada 4:05 am #

    target tahun ini : menikah🙂

    hal yang juga ga saya ngerti ketika melewati pergantian tahun adalah pembakaran duit besaran2 dalam bentuk kembang api..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: